ILUSTRASI
JAKARTA - Sentimen negatif benar-benar memayungi pasar
modal global. Indeks Asia, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
langsung anjlok signifikan pada awal perdagangan hari ini.
"IHSG
sendiri hari ini diperkirakan akan turut dibuka melemah seiring koreksi
yang terjadi di bursa regional," kata analis Samuel Sekuritas Indonesia
Yualdo Yudoprawiro dalam risetnya di Jakarta, Senin (7/5/2012).
Beberapa saham yang telah menguat signifikan dalam sepekan kemarin, terutama saham-saham berbasis
consumer, diperkirakan akan tertekan aksi
profit taking sementara
sektor berbasis komoditas akan tertekan koreksi yang terjadi di harga
minyak. "Support indeks berada di level 4.180," jelas dia.
IHSG,
pada awal perdagangan Senin (7/5/2012) turun 45,5 poin atau 1,16 persen
ke 4.166,4. Beberapa menit selanjutnya, indeks sudah turun 78 poin atau
1,8 persen.
Nilai transaksi tercatat sebanyak Rp208 miliar dengan
volume sebanyak 187 juta lembar saham. Sebanyak 182 saham melemah, lima
saham menguat, dan 40 saham stagnan.
Bursa Asia pagi ini dibuka
melemah signifikan sekira dua persen memfaktorkan koreksi bursa global
dan komoditas di akhir pekan lalu. Sentimen negatif juga datang dari
kemenangan pihak oposisi dalam pemilu Prancis yang kembali mencuatkan
ketidakpastian dalam penyelesaian krisis di Uni Eropa. Harga minyak
melanjutkan koreksinya pagi ini ke level USD96,2 per barel (turun 2,2
persen).
Wakil dari Partai Sosialis Prancis, Francois Hollande,
menggantikan Nicolas Sarkozy menjadi presiden di negara tersebut. Arah
kebijakan penyelesaian krisis utang Eropa ala Hollande ini ditaksir akan
berbeda dengan kebijakan yang ditempuh Uni Eropa.
Sarkozy harus
mengakui kekalahannya atas Hollande dalam Pemilu Presiden Prancis tahun
ini. Kekalahan Sarkozy membuat kehilangannya kekuasaannya. Hollande
mendapatkan 52 persen suara pada pemilu yang berlangsung Minggu 6 Mei
2012. Sementara itu, Sarkozy hanya mendapatnya 48 persen suara.
Indeks
Hang Seng turun 519,56 poin atau 2,56 persen ke 20.566,44, Nikkei turun
237,9 poin atau 2,54 persen ke 9.142 dan Straits Times turun 48,51 poin
atau 1,62 persen ke 2.942.
Saham yang bergerak melemah
(top losers) adalah
PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp1.650 ke Rp71.050, PT Indo
Tamabangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.000 ke Rp38.000, dan PT United
Tractors Tbk (UNTR) turun Rp950 ke Rp28.350.
Sementara saham-saham yang menguat
(top gainers), antara
lain PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) naik Rp625 ke Rp625 ke
Rp3.150, PT Tanah laut Tbk (INDX) naik Rp50 ke Rp205 dan PT Tifa Finance
Tbk (TIFA) naik Rp5 ke Rp285.